 0086-574-86322282     sales@ltkey.com
  • Product Name
  • Product Keyword
  • Product Model
  • Product Summary
  • Product Description
  • Multi Field Search
You are here: Rumah » Berita » Tren Industri » Bagaimana LED UV Dapat Membantu Mengurangi Coronavirus

Bagaimana LED UV Dapat Membantu Mengurangi Coronavirus

Views:45     Author:Site Editor     Publish Time: 2020-02-05      Origin:Site

Bagaimana LED UV Dapat Membantu Mengurangi Coronavirus

Sinar UV telah digunakan secara luas dalam desinfeksi dengan berbagai produk medis dan non-medis yang tersedia di pasar. Pada saat seluruh dunia berjuang melawan wabah koronavirus, LED yang menghasilkan virus yang membunuh lampu UV mungkin merupakan solusi praktis untuk mencegah infeksi.

Sinar UV bersifat kuman karena menonaktifkan mikroorganisme dengan menghancurkan asam nukleat dan mengganggu DNA mereka dengan panjang gelombang pendek. Selain itu, oksigen juga dapat menyerap energi dari sinar UV untuk membentuk ozon untuk disinfeksi.

Panjang gelombang

Menurut pemahaman saat ini, sinar UV dengan panjang gelombang 200-280nm paling germisidal. Untuk mikroorganisme yang berbeda, efek sinar UV bervariasi. Cahaya merkuri telah berfungsi sebagai sumber cahaya UV sejak lama dengan panjang gelombang iradiasi 253,7nm. Dengan peningkatan pengembangan dalam teknologi LED, LED yang dapat disetel dapat menghasilkan cahaya UV dengan panjang gelombang tertentu. Aplikasi berbasis LED UV dengan daya yang ditingkatkan dan panjang gelombang yang bisa disetel diharapkan menjadi produk desinfeksi generasi berikutnya untuk penggunaan medis.

Efek iradiasi kuman UV tergantung pada suhu dan kelembaban lingkungan. Waktu yang disarankan untuk paparan sinar UV setidaknya 30 menit tetapi akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai efek yang sama ketika berada di bawah 20 derajat atau lebih dari 40 derajat Celcius dan kelembaban relatif melebihi 60%. Untuk lebih efektif dan efisien menghancurkan bakteri dan virus, NSF International telah merevisi standar pengolahan air minum dengan teknologi LED UV.

Novel coronavirus adalah sejenis virus RNV untai tunggal rasa positif, sama seperti virus SARS dan MERS. Penelitian pada SARS menemukan bahwa jenis virus ini sensitif terhadap radiasi panas dan sinar UVC dan dapat berkurang ketika paparan radiasi UVC lebih kuat dari 90 μW / cm2. Dengan demikian, secara teori, sinar UV akan dapat menghancurkan coronavirus baru (2019-nCov). Namun, belum ada penelitian lebih lanjut yang menunjukkan efek sinar UV pada virus yang melekat pada tetesan saat ini.

Untuk mencegah infeksi, mencuci tangan sesering mungkin dengan air dan sabun dan menggunakan alkohol untuk membersihkan tangan masih merupakan cara yang sering dilakukan untuk menghindari penyebaran virus.

(Kutipan dari LEDinside)

Hubungi kami
Hak cipta © iteKey Co, Ltd Semua Hak Dilindungi.Peta Situs